sesuatu yang manis akan terasa lebih manis jika dirasakan bersama

Sabtu, 02 Juni 2012

demi..

malam lambat bergulir, seakan turut memeluk kegalauan yang sedang bertahta
tak ada nyanyian sang jangkrik, bahkan lembutnya dekapan angin tak lagi terasa menyusup dikulitku
ah, belum juga ada kabar.. batinku meronta


entah apa yang sudah kulakukan hingga semua jadi berlarut-larut begini
Ya Rabb, ampuni hamba-Mu.. 
sejenak menatap kembali jalan lengang itu. dingin, membeku. sudah lewat tengah malam, dan masih juga belum ada kabar. capek merasakan galau, aku memaksakan diri untuk beristirahat, besok aku harus masuk kerja. sudahlah, kan kutunda sesaat.......... semoga esok lebih baik
tapi 'ntah mengapa, kantuk yang sudah bergelayut di mataku belum juga bisa membuatku terlelap
andai kata itu tak pernah keluar dari bibir ini, mungkin tak akan pernah ada jurang yang menjerumuskanku dalam resah ini




ada benak terkapar jatuh, merayap satu demi satu
bertahan dan memaksaku untuk membuktikan keinginan berjuang bukan satu kesalahan
aku memilihmu dari banyak pilihan, karena memang harus kupilih
menyatukan sisi berbeda kita
bersandingan meski tak bersama, karena kita bisa
embun tlah hadir disela kelopak bunga, menambah dingin rasa tak tertahan
sekejap tak berbaur hamparan tanah yang membisu... membuka diri jelang pagi nan penuh harap
ponsel kutimbang ditangan,
bismillah, ini langkah benar, akan jadi kebenaran
maafin aku d' sun, aku yang salah atas semua ini
kumohon kembalilah padaku dan bantu aku untuk memperbaiki semuanya
# meminta maaf bukan kekalahan, tapi awal perbaikan dan kebijaksanaan :)