sesuatu yang manis akan terasa lebih manis jika dirasakan bersama
Tampilkan postingan dengan label geliatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geliatku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Oktober 2015

e g o i s


apa lagi yang kau cari saat pelangi itu sudah dimataku
perlukah kau tarik ulur rasa ini?
karena pedihnya rasamu kurasakan dalam
terlalu dalam.. hingga atmosfir sadarku tak mampu terbaca

aku memang pendosa, ya penikmat dosa kita
menjilat segala cerita tentangmu.. terjebak candu asmara
musim demi musim
tak ada lagi logika, enyah menguap tak berbatas raga

genggamlah mimpiku, tamparlah bila perlu
tapi tak kan kuberikan kau kata menyerah
mulutku telah terluka dalam cacimaki, sumpah serapah status tak pasti anjing keparat itu
hanya bibirmu obat luka, 
ciumlah aku cinta
jangan kau lepaskan bila perlu
kataku kan menjadi katamu...menghembus sama

aku ada dalam diammu, menetes, kurasa bersama amarahmu
berhentilah menghukum, datang dan berikan pelukan
sudah kukatakan semua, dunia bermakna kita
 
hanya kau... satu...
tiada kepastian karena hanyalah aku yang menginginkanmu
tlah kubunuh semua siluet mimpi yang menari membelai keinginanmu
akulah yang tersirat

Senin, 02 Juli 2012

hilang


kita terkapar tak berarti.. menapaki sisa pengakuan
telah kubangunkan seringai sesal yang kini menjadi kado malam tak terlupa
sepasang sumsum tulang kosong tak berjiwa, sekeping rengkuhan terakhir
malam tlah menyaksikan, rapuhnya rasa yg kupahat, tak kujaga....
berlumuran lumpur dusta
tergores lagi, satu persatu luka diatas dalamnya harapan
membenamkan mimpi... saat hadir rasa tak menjelma dan berwujud nyata
hilang...
tautan yg terpatri
sujudku tak kan hela lara
maafku tak kan menyentuh relung pilu hati
dan menghilang...
butiran kenangan saat detak jantung melebur satu harapan
hempaskan jengkal titian, mengibaskan cerahnya cakrawala auramu
semburkan api membara dalam keruh rasa

kenangan itu melambung tinggi
tak lagi mampu memeluk bahasa hati yang biasa tercipta
aku
jatuh terhempas
atas dusta yang kuciptakan..

*picnya dari sini

Rabu, 20 Juni 2012

d' best


jika tiba saatnya nanti
genggam jemari bukan asa yg menari dalam pelupuk rasa kita
ijinkan kupetik dawai irama perjalanan nafas ini
bukan untuk menahanmu berada bersama kecupan kupu-kupu
karena harapan yang kubangun tlah tergadai sang waktu
yang takkan peduli
meski tangis menjadi darah

hidup ini sungguh keras laksana algojo yang akan menjagal saat sepi menyeruak
jangan katakan menyerah, aku disini bukanlah jadi tawanan rasa hati
jika hidup tak lagi jadi sahabat, aku masih memilikimu..
memandu jalan pintas dalam doa
dalam sujud kita tanpa perlawanan
hanya kepasrahan 'tuk pemilik jiwa yang hakiki

kau memilikiku, bersama ruang kalbu yang mengembangkan janji
tak akan kubiarkan pergimu dalam tunduk lesu dan kekalahan
satu kata, bukan untuk penghias silaturahim
tapi janji yang disaksikan semesta raya tercatat didalam diary malaikat-Nya
birukan hari
merahkan semangat yang terbangun nanti
tanpa genggaman jari jemari kita menyimpulkan rasa

kembali pada kodrat, habitat
kau tetap yang terbaik
sahabat akan selalu ada dalam ruang teristimewa

Sabtu, 16 Juni 2012

bianglala


menari sejenak, meliukkan pandang nan berbinar tak jemu
kiasan senyum penuh makna merebak sekejap
ada yang indah.... berbingkai kabut senja
hadir bersama gemericik air sungai
....... tak pernah ku jemu padamu, bianglala sore
aku menunggu, liukan sentuhan cipta Sang Khalik
tergores penuh arti
aku disini, tak berbatas waktu

teringat percintaan yang telah terjadi, kala debarmu bukan lagi isapan mimpi
harum aromamu telah terkirim bersama hembus angin semilir
dan dipucuk senja itu, kan kulihat lagi bianglala yang nyata
terbungkus rapi bersama kemasan ujung langit saat surya mengucapkan perpisahan
menjanjikan keindahan yang sama esok nanti
.....
andai kau tahu,
syukur kan ada dalam tiap hela, kunikmati hadirmu
aku tahu, bianglala yang kau janjikan akan selalu ada
seperti yang terpatri antara senja dengan ufuk barat

sore terdekap sepi, senyum lembayung menari melambaikan selendang keindahan
sambut dewi malam menggoda
pernah kau tanya, mengapa tak jua jemu mendekapku?
karena senja takkan selalu berwarna emas,
kan berbingkai lelah saat harus menyapa janji yang lain
pandangku jauh merayu cakrawala dan sejumput asa kusimpan
lembut kujawab,
aaaahhh, aku hanyalah setitik senja yang menanti
kekasihku kan datang esok, dalam serunai bianglala
 janji itu pasti...

Sabtu, 09 Juni 2012

jeda


bicaralah.... cinta itu aku
sebelum kusumpal segala rindu laksana tsunami pantai dikepulauan barat
secuil buah simalakama sudah masuk dalam rongga leherku
menjerat dengan cengkeram lintasan waktu
enam hari tak tersela, ruang tunggu yang kini dingin... tak bernyawa
rasanya ingin aku teriak melepaskan jiwa lelahku
lelah kuraup tetesan harap... saat sebuah penantian menjauh

jika aku adalah perahu, kembangkan layarmu
jika aku adalah hujan, kilaukan tiap tetes yang turun
jika aku adalah jiwa, masukkan rohmu kedalamnya
jadikan aku satu nyawa 
jangan jadikan bara saat sudah menjadi abu
dan lihatlah, saat jingga mewarnai sore
takkan ada rindu yang bernyanyi

Rabu, 06 Juni 2012

duapuluh sembilan


haruskah kupinang resah ini
membiaskan semburat kegalauan yang mendalam
.................tanpa kata terselip pasti, rebahkan aku sesaat dalam pelukmu

hitam kataku yang pernah terdesah sesatnya langkah
jangan pernah kau jadikan alasan tuk pergi

dan kucicipi gugurnya tetes lara
atas cinta ini

sesaat tlah terurai
cinta yang kau jadikan bom waktu kini selalu menghantui
membangunkan malam tanpa jeda
melibaskan harap yang kubangun dari semangat 4 tahun lalu
meski tafakurku bukan nyanyian hyme
tapi harusnya itu jadi sepenggal doa yang menyusup... tanpa harus kutau kapan

tak ingin pergi
tlah terantai kiasan janji
andai harus kupijak bumi tanpamu


Rabu, 30 Mei 2012

d' sun

need d' sun


kemarau tlah menghirup sendi rasaku
menguap jauh
'ntah berapa lama aku harus mengaliri ruas galau ini
belum terjejak makna hariku
mengambang rentan asa
..................jika masih mungkin aku ingin tidur pulas, memeluk mimpi tanpa arti

hmmmm... kulihat kau masih juga tergugu dalam isak
bawa periuk kebanggaanmu itu
tebar di tiap penjuru kota, dan katakan aku tak akan peduli
aku tak bisa mati
bila kubangan nanah atas luka masalalu tak bisa kujahit dengan benang doa
maka tak akan pernah kupijat galau rasamu
aku tak mampu

sudahlah, buang curigamu.... remas cemburumu
inilah hidup sayang
tak bisa kita pilih antara kotak atau bulat
panjang atau pendek
terang atau gelap
....................kita hanya bisa mewarnai tiap ruang yang ada, dengan hijau senyuman
merahnya semangat atau birunya rindu
mengisi celah tanpa jeda, ada binar indah dan manis kecupmu
tak ada keindahan, selain menatap lembut kedalam kelopak matamu
dan kau tau, tak ada lagi sisa langkah ini
karena aku tlah terikat di tonggak janji yang kita renda pita doa

wahai jiwa
akulah budakmu, akulah punggawamu
kan tegakkan hidup tuk satu tujuan pasti
denganmu, aku bisa

Senin, 28 Mei 2012

katakan



telah kusiapkan untaian benang rasa
teranyam indah, tergerai bersama rindu yang membiru lembut
kubisikkan pada angin sore kau akan datang menjemput
bersama kita lewati setapak cerita
segenggam impian
sambil kugamit mesra lenganmu, berbau khas keringat pejantan tangguh


senyumku mengembang
merentas mempercantik lembayung pelukan senja
rindu..... bilakah ini kan tergapai


aku ingin kau pulang
tanpa aku memaksamu untuk datang ditengah hujan
ini sudah lewat dari senja, belum juga kutemukan bayangmu
aaarrrggghhhhh, lelahku pandang jam dinding
kesal ku resapi rindu



aku hanya ingin kau katakan, rindu.... kau juga rindu
jika nanti, bayangku mengabur bersama malam
yang ada hanyalah gurat lelah terhias disudut hati
jangan salahkan
teh kalbuku menjadi dingin
aku hanya mau kau bilang.. ya, aku pun merindukanmu

Selasa, 22 Mei 2012

tak sampai...


kekosongan telah memeluk kita
dengan aksen tanpa kata dan penat bergaun desah
padahal katamu bergelayut dasar rindu, kan kau perkosa taburan sore
yang kulengkapi pernik manisnya senyum
penuh janji, kunanti jauh meluruh
.... tapi tak ada janji, pundi-pundi kalbuku mengendap penuh sesal
yang tak ingin kubingkai manis
kubawa pulang


entah,
kau bilang tabu ada pertikaian
dan kelopak rinduku perlahan meredup kehilangan daya
sore telah menggulung senja
masih belum juga kutemukan makna hadirmu

tak ingin tangan ini menggapai cahaya bintang hatimu
tak sampai....
kau tutup jauh mendasar tak berpalang rasa
aku jatuh
aku limbung

hanya kebingungan memeluk erat
dan malam tetap bergulir tanpa arti


Jumat, 18 Mei 2012

hanya aku


bukan iri kukatakan
tak berharap kau dengan siapa saja
kau milikku... diatas bumi yang tengah berputar tak menentu
hanya akulah yang pantas berada dalam pelukanmu
bukan deburan jantung siapapun

katakanlah aku egois
akulah pemilik hatimu

kalau saja, waktu yang mengintip malu-malu mampu kutangkap
kumasukkan dalam agenda nakalku
hmmmmm, kau pasti setuju :D
dan akan kita putar seiring perjalanan yang terlewati bersama

ya, aku memang egois
inginkanmu, hanya aku
jangan sebut namanya, hapuslah dengan namaku
jangan ingat tentangnya, ingatlah segala kenangan yang kuukirkan
jangan simpan cintanya, hanya cintaku yang pantas untuk hatimu
tak ada yang bisa... kecuali aku
karena keegoisanku mencinta, cinta tanpa batas norma

aku, hanya aku
tak akan bisa melepasmu untuk yang lain

Selasa, 15 Mei 2012

water of us



jadikan aku air... dingin dalam tetes hati
bekukan segala hasrat, rindu, tangis
dan kan hangat saat surya menebarkan senyumnya
memelukmu dengan tetes semangat
jelang harimu tanpa sepi


kan ku berikan riak lembut
saat kau sentuh aku dengan rasa
mengaliri beningnya suasana senja yang selalu kita lewati
dan hadirmu, sempurna bak warna laut berkilau
indah
sejuk
menenangkanmu


bila nanti
ujung gemericik rasa kita bermuara
aku kan menjadi tetes yang kau lengkapkan
akan dunia lautan cinta
gelombang yang menyatukan, tak terbatas
meski tak terengkuh pasti, jadikanku aku tetes air
untuk tiap dahaga cintamu


dan kesempurnaan adalah, saat kau teteskan air surgawimu penuh cinta

Senin, 14 Mei 2012

kau, aku dan epidemi cinta



kau dan aku... epidemi dalam tubuh yang berirama
bukan tuntutan kata, paksaan keadaan

ku pikir... ah, mengapa masih saja aku berpikir *heran
begini saja, mmmmm kukatakan coklat itu nikmat
tapi tanpa lidah perasa manis bukanlah kenikmatan yang didapat
hanya sepotong coklat berwarna coklat
nyummie, tapi hambar

lantas apa hubungannya dengan pikiranku?

kukatakan dengan nyata dan tanpa tuntutan
kita adalah epidemi dalam tubuhku...
kau tau apa itu epidemi? buka saja google :D
yang sudah menyatu, dalam jiwa, dalam rasa
sakit terasa sama sakit
dan saat tawa itu menjadi hiasan wajah, kita jadikan itu penyegar jiwa yang rapuh

apa yang harus kukatakan.... pada tubuh yang sudah tercacar cintamu
tak ada yang pasti, namun bukan maya
ini tuntutan hati yang tengah bicara bahwa gejolak yang pasang ini tentang rindu
rindu dengan senyuman yg berpendar indah tiap waktu, di benakku

mungkin ini tentang rindu...

sudahlah, berhentilah bertanya aku dimana
buka saja bajumu, dan rasakan jantungmu yang berdetak
memompa darah ke segala penjuru tubuhmu
aku, disitu.... seirama dengan detak jantungmu, denyut nadi yang tak kan berhenti
aku adalah epidemi dalam tubuhmu

rasakan aku, dan nikmati aku
biar dunia bicara.... kau dan aku satu